Kamis, 13 November 2025

Pelatihan Kader KPM tentang aplikasi EHDW


 

Pelatihan e-HDW Kader KPM di Kecamatan Belawang dilaksanakan Pada Hari Rabu Tanggal 12 November disalahsatu  Resto di kota banjarmasin  di buka oleh Camat Belawang Bapak  Rusdiansyah  dan pembicara dari Pendamping Desa Di Wakili Oleh Bpk Juliannor dan dari TAPM Barito Kuala Oleh bpk Yusril.

Pelatihan e-HDW (electronic Human Development Worker) adalah pelatihan yang ditujukan bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan perangkat desa lainnya untuk menggunakan aplikasi e-HDW. Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Desa PDTT dan Bank Dunia untuk membantu perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi program konvergensi stunting di tingkat desa
.

Mengoptimalkan Peran Kader Pembangunan Manusia Melalui Pelatihan Aplikasi e-HDW
Pendahuluan
  • Jelaskan masalah stunting di Indonesia dan pentingnya intervensi di tingkat desa.
  • Perkenalkan peran KPM (Kader Pembangunan Manusia) sebagai ujung tombak pencegahan stunting di desa.
  • Perkenalkan aplikasi e-HDW (electronic Human Development Worker) sebagai alat bantu utama bagi KPM.
  • Sebutkan tujuan artikel: mengulas pelaksanaan dan manfaat pelatihan e-HDW.
Apa Itu Aplikasi e-HDW?
  • Jelaskan e-HDW adalah aplikasi berbasis web yang berfungsi sebagai alat kontrol bagi desa untuk memastikan keluarga sasaran menerima layanan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara lengkap.
  • Sebutkan data yang diinput meliputi sasaran (ibu hamil, anak 0-59 bulan, calon pengantin, remaja putri, dan keluarga rentan) dan layanan yang diterima.
Tujuan Pelatihan e-HDW
  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KPM dalam mengoperasikan aplikasi e-HDW.
  • Memastikan data stunting di desa tercatat secara akurat dan valid.
  • Memfasilitasi KPM dalam mengidentifikasi permasalahan stunting dan merancang intervensi yang tepat sasaran.
  • Mendukung pemerintah desa dalam pengambilan kebijakan dan perencanaan pembangunan desa berbasis data e-HDW, khususnya terkait penanganan stunting.
Materi Pelatihan
  • Pengenalan konsep konvergensi stunting di desa.
  • Panduan pengoperasian aplikasi e-HDW versi terbaru (berbasis web).
  • Tata cara penginputan data sasaran dan layanan intervensi.
  • Pemanfaatan data e-HDW untuk forum rembuk stunting desa.
  • Praktik langsung (studi kasus) pengisian data.
Manfaat Pelatihan dan Implementasinya
  • Bagi KPM: Mempermudah tugas pendataan dan pelaporan, serta menjadi alat advokasi untuk mengusulkan program pencegahan stunting di desa.
  • Bagi Pemerintah Desa: Memiliki data yang akurat dan real-time untuk memantau cakupan layanan dan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang efektif.
  • Bagi Masyarakat: Memastikan intervensi kesehatan dan gizi diterima secara lengkap oleh keluarga sasaran, sehingga dapat menekan angka stunting