KARANG DUKUH – Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD), Supiani, melaksanakan kegiatan pembinaan BUMDes Maju Bersama di Desa Karang Dukuh, Kecamatan Belawang, Selasa (08/09/2026).
Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh Kepala Desa Karang Dukuh selaku Penasehat BUMDes Maju Bersama, Ibu Cahyo Utami Ningsih, serta didampingi oleh Pendamping Desa (PD) Kecamatan Belawang, Marjuan dan Ahmad Julianor.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, terungkap bahwa unit usaha ketahanan pangan tahun anggaran 2025 yang dikelola BUMDes Maju Bersama berfokus pada peternakan kambing dengan alokasi penyertaan modal sebesar Rp150.243.000. Saat ini kondisi usaha mulai berkembang; kendati sempat ditemui ternak yang mati, jumlah tersebut tertutupi oleh masuknya ternak yang baru lahir.
Kepala Desa Karang Dukuh, Cahyo Utami Ningsih, menyampaikan beberapa poin evaluasi dan harapan terkait kelangsungan BUMDes:
Kendala Administrasi: Perlunya kejelasan sistem pencatatan mutasi ternak (kelahiran dan kematian).
Sinkronisasi Data: Pembukuan BUMDes diharapkan dapat sejalan dan berimbang dengan pencatatan keuangan di Pemerintahan Desa.
Pengawasan Perangkat Desa: Perangkat desa diharapkan ikut mengawal dan memahami operasional usaha peternakan secara berkala.
Rencana Diversifikasi: Pemerintah Desa membuka opsi pengembangan usaha dari peternakan kambing ke peternakan sapi menggunakan hasil usaha yang berjalan.
Menanggapi hal tersebut, TAPM Supiani memberikan sejumlah arahan teknis dan solutif:
Pencatatan dan Identifikasi Ternak: Setiap kejadian kematian atau kelahiran ternak wajib dituangkan dalam Berita Acara (BA) dengan mencantumkan detail warna ternak dan harga beli (untuk ternak mati). Berita Acara ini menjadi dasar pengkinian data pada Buku Daftar Ternak.
Keberlanjutan Usaha: Usaha peternakan kambing dinilai potensial dan direkomendasikan untuk terus dilanjutkan karena sudah mulai menunjukkan hasil nyata.
Peningkatan Kapasitas: Akan dijadwalkan peningkatan kapasitas pembukuan bagi pengurus BUMDes serta perangkat desa agar tata kelola administrasi berjalan linear.
Pengembangan ke Ternak Sapi: Diversifikasi dari kambing ke sapi secara mandiri diizinkan memanfaatkan hasil keuntungan usaha tanpa harus bergantung pada penyertaan modal baru dari desa.
Melalui pembinaan ini, BUMDes Maju Bersama diharapkan mampu mewujudkan tata kelola usaha yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada ketahanan pangan Desa Karang Dukuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar